<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ukhichan's Weblog</title>
	<atom:link href="http://ukhichan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ukhichan.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Nov 2008 01:26:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ukhichan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ukhichan's Weblog</title>
		<link>http://ukhichan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ukhichan.wordpress.com/osd.xml" title="Ukhichan&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ukhichan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jalanku</title>
		<link>http://ukhichan.wordpress.com/2008/10/23/jalanku/</link>
		<comments>http://ukhichan.wordpress.com/2008/10/23/jalanku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 05:57:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ukhichan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sastra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhichan.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Jalan ini begitu panjang panjang yang berseberang Rasanya terlalu lelah menyusuri jalan yang tak kan ada ujungnya ini Jalan yang panjang makin terasa panjang saat langkahku melaju melaju bagai sang bayu saat kutahu, sayapku hampir patah satu Membuatku diam dalam beku Aku tahu, Engkau lebih tahu tentang apa yang aku tak tahu tentang ujung dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhichan.wordpress.com&amp;blog=4493967&amp;post=10&amp;subd=ukhichan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jalan ini begitu panjang</p>
<p>panjang yang berseberang</p>
<p>Rasanya terlalu lelah</p>
<p>menyusuri jalan yang tak kan ada ujungnya ini</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p>Jalan yang panjang makin terasa panjang</p>
<p>saat langkahku melaju</p>
<p>melaju bagai sang bayu</p>
<p>saat kutahu, sayapku hampir patah satu</p>
<p>Membuatku diam dalam beku</p>
<p>Aku tahu, Engkau lebih tahu</p>
<p>tentang apa yang aku tak tahu</p>
<p>tentang ujung dari jalanku</p>
<p>Akankah lurus ataukah berliku</p>
<p>Akankah datar atau terjal</p>
<p>Tuhan,,,</p>
<p>Hidup ini seperti judi</p>
<p>Judi mempertaruhkan pilihan yang telah diambil</p>
<p>atas jalan yang belum aku ketahui dan aku lalui</p>
<p>Tapi Tuhan,ku kan terus berjalan</p>
<p>maju,maju, dan maju</p>
<p>menyusuri jalan yang panjang ini</p>
<p>dengan segenggam kata optimis</p>
<p>membawa segenap harap</p>
<p>Inilah pilihan dari-Mu</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhichan.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhichan.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhichan.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhichan.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhichan.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhichan.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhichan.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhichan.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhichan.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhichan.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhichan.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhichan.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhichan.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhichan.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhichan.wordpress.com&amp;blog=4493967&amp;post=10&amp;subd=ukhichan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhichan.wordpress.com/2008/10/23/jalanku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/124c19cf9c5ec6667f6e251b9dd46882?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ukhichan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesuksesan dalam Islam</title>
		<link>http://ukhichan.wordpress.com/2008/09/20/kesuksesan-dalam-islam/</link>
		<comments>http://ukhichan.wordpress.com/2008/09/20/kesuksesan-dalam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 04:02:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ukhichan</dc:creator>
				<category><![CDATA[religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhichan.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Rahasa kesuksesan selalu menjadi perhatian manusia. Sebagian orang meyakini bahwa faktor kebetulan adalah penyebab kesuksesan atau kegagalan. Sebagian yang lain menyatakan bahwa kesuksesan hanya bisa dicapai dengan kerja keras. Namun, ada pula yang mempertanyakan, mengapa sebagian orang sudah bekerja keras tetapi tak jua meraih kesuksesan? Dalam pandangan Islam, tak ada fenomena yang terjadi di dunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhichan.wordpress.com&amp;blog=4493967&amp;post=7&amp;subd=ukhichan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table style="border-collapse:collapse;height:1px;" dir="ltr" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" bgcolor="#000080">
<tbody>
<tr>
<td dir="ltr" width="100%" height="1" bgcolor="#f2fdfc">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Rahasa kesuksesan          selalu menjadi perhatian manusia. Sebagian orang meyakini bahwa faktor          kebetulan adalah penyebab kesuksesan atau kegagalan. Sebagian yang lain          menyatakan bahwa kesuksesan hanya bisa dicapai dengan kerja keras. Namun,          ada pula yang mempertanyakan, mengapa sebagian orang sudah bekerja keras          tetapi tak jua meraih kesuksesan?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-7"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Dalam pandangan Islam,          tak ada fenomena yang terjadi di dunia ini tanpa penyebab. Dengan kata          lain, apapun yang terjadi di dunia ini pasti ada penyebabnya dan tak          mungkin terjadi begitu saja secara kebetulan. Ayat Al-Quran menegaskan          bahwa Allah Swt adalah penyebab segala hal yang terjadi di alam semesta.          Sebagai contoh, seorang dokter yang berhasil mengobati pasiennya setelah          berusaha keras, atau sebaliknya, dia gagal meskipun sudah bekerja keras,          maka penyebab utama kedua kondisi tersebut adalah kehendak Allah Swt.          Ketika Allah Swt melimpahkan taufik kesuksesan kepada dokter itu, tak          seorangpun dapat menghalangi taufik tersebut, sehingga pasien dokter itu          akan sembuh. Begitu pula sebaliknya, bila Allah menetapkan bahwa si          pasien harus menemui ajalnya, meskipun dokter itu telah berupaya keras,          upayanya tetap akan mengalami kegagalan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Dengan ungkapan yang          lebih sederhana lagi, Allah Swt tidak akan menerlantarkan manusia di          dunia ini. Segala hal yang bersangkutan dengan manusia sama sekali tak          terjadi begitu saja tanpa perhitungan atau bersifat kebetulan. Dalam          ayat-ayat Al-Quran juga seringkali disinggung bahwa manusia sama sekali          tak diciptakan secara  percuma atau sia-sia. Islam menyatakan, kegagalan          tak mungkin terjadi tanpa adanya alasan. Al-Quran menyatakan, “Tidak ada          keberhasilan dan kebaikan yang sampai kepada kalian melainkan itu adalah          anugrah Allah Swt yang dipersembahkan kepada kalian, dan sama sekali tak          ada kegagalan atau keburukan melainkan hal itu terjadi karena kalian          sendiri yang menyebabkannya.”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Untuk itu, sangat tepat          dalam kesempatan ini kita terlebih dahulu mendefinisikan keberhasilan          dan kegagalan. Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan kesuksesan atau          keberhasilan? Dalam pandangan Islam, kesuksesan adalah sesuatu yang          selaras dengan fitrah manusia dan sesuatu yang dinilai baik oleh nurani          kemanusiaan. Sebaliknya, yang dimaksud kegagalan adalah sesuatu yang          dinilai buruk oleh  hati nurani atau naluri manusia. Dengan pandangan          semacam ini,  pendudukan terhadap Irak sama sekali tak bisa disebut          kesuksesan bagi AS. Bahkan, tindakan AS tersebut adalah sebuah kegagalan          dan suatu hal yang memalukan bagi semua manusia yang berhati nurani. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Sebagaimana telah          diungkapkan sebelumnya, segala keberhasilan bermuara dari Allah Swt,          sedangkan segala kegagalan bersumber dari kesalahan kita sendiri. Dalam          ayat-ayat Al-Quran diperingatkan bahwa segala keuntungan perbuatan baik          dan kerugian perbuatan buruk kembali kepada manusia itu sendiri, dan          sama sekali tak berpengaruh pada  Allah Swt Yang Maha Besar.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Keberhasilan bergantung          pada kehendak dan upaya kita. Manusia sama sekali tak akan berhasil          tanpa melakukan perbuatan yang positif. Lihatlah nasib mantan Presiden          dan diktator Irak, Saddam Hussein. Setelah melakukan kezaliman selama 35          tahun, Saddam harus menerima imbalan perbuatannya dan dipermalukan          dengan mati di tiang gantungan. Sebaliknya, lihatlah kemuliaan para          pemimpin yang baik dan religius seperti Imam Khomeini. Kita bisa          menyaksikan bahwa meskipun pada awal perjuangannya,  Imam Khomeini          mengalami berbagai kesulitan, dan bahkan selama bertahun-tahun harus          hidup di tengah pengasingan, namun beliau tetap teguh memperjuangkan          perlawanan terhadap rezim yang zalim. Akhirnya beliau menemui ajal dalam          kemuliaan. Acara pemakaman Imam Khomeini dihadiri oleh jutaan warga Iran          dan hingga kini namanya dikenang sebagai pahlawan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Bila hari ini kita          meraih kesuksesan, ada dua kondisi yang akan kita alami. Pertama,          melalui kesuksesan ini, kita merasakan hasil jerih payah dan kerja keras          kita. Di samping itu, kita pun dapat mengharapkan pahala yang dijanjikan          oleh Allah Swt atas kerja keras kita di jalan yang benar. Kedua, kita          harus menyadari bahwa  kesuksesan ini merupakan kasih sayang Allah Swt          dan pada saat yang sama, Allah Swt sedang menguji kita, apakah kita ini          termasuk hamba yang bersyukur atau hamba yang sombong. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Sebaliknya, ketika kita          mengalami kegagalan, juga ada dua kondisi yang akan kita hadapi. Pertama,          kegagalan ini merupakan imbalan setimpal dari  pekerjaan buruk yang kita          lakukan di dunia, atau merupakan akibat dari kurangnya upaya dan usaha          kita. Kedua, kegagalan ini merupakan ujian Allah Swt  untuk meningkatkan          derajat kesempurnaan kita. Kita bisa mengambil teladan dari kehidupan          Nabi Ayyub. Beliau adalah Nabi yang tak melakukan perbuatan dosa, namun          mendapatkan ujian dari Allah Swt berupa berbagai kegagalan, antara lain          beliau menjadi jatuh miskin dan sakit. Namun, Nabi Ayyub tetap bersabar          menghadapi ujian ini dan berhasil melewati masa ujian yang berat itu.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Dapat disimpulkan bahwa          kesuksesan maupun kegagalan sesungguhnya merupakan bagian dari proses          ujian Allah Swt terhadap manusia. Berbahagialah orang yang selalu          menjalin hubungan dekat dengan Allah Swt dan menyatakan bahwa tak ada          sesuatu yang sia-sia atau percuma di dunia ini. Allah Swt dalam Al-Quran          berfirman, janganlah kalian  terlalu larut dalam kesedihan atau karena           kehilangan kenikmatan, dan janganlah terlalu bahagia ketika mendapatkan          kenikmatan. Sebab, adanya kenikmatan dan tidak adanya kenikmatan,          keduanya adalah sarana ujian Allah Swt untuk manusia. Akan tetapi hal          yang penting dalam pandangan Islam,   manusia dengan perbuatannya yang          terpuji berupaya mencari kerelaan Allah Swt sehingga ia dapat menjalani          kehidupan dengan  kesuksesan yang nyata.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Al-Quran juga          menyebutkan, “Allah Swt tak akan mengubah sebuah kaum, sebelum mereka          sendiri yang mengubah diri mereka.” Dengan demikian, manusia mempunyai          andil dalam mengatur kehidupan sosial atau individu. Sangatlah jelas,           nasib sebuah masyarakat, baik kesuksesan atau kegagalan mereka, sangat          bergantung  pada bentuk perbuatan mereka. Manusia tidak bisa meraih          kesuksesan hanya dengan berdoa dan berdiam diri. Untuk sukses, manusia          harus bergerak, berusaha, bekerja keras, dan berdoa.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;">Kesimpulannya,          kesuksesan dan kegagalan dalam kehidupan ini sangat bergantung jalan          hidup yang kita pilih sendiri. Jika manusia benar-benar beriman kepada          Allah SWT, dia tak akan mengkhawatirkan apapun. Dia akan menikmati          kehidupan ini, baik dalam kondisi gagal maupun sukses. Yang terpenting          baginya adalah berada dalam keridhoan Allah SWT, baik dalam kondisi          sukses atapun gagal di mata manusia. Karena sering terjadi, gagal di          mata manusia sesungguhnya sukses di mata Allah. Seperti Nabi Ayyub yang          jatuh miskin, sesungguhnya dia adalah manusia yang sukses di mata Allah          karena Nabi Ayyub mampu bersabar dalam ujian itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;">
</td>
</tr>
<tr>
<td dir="ltr" width="100%" height="0" bgcolor="#f2fdfc">
<p align="center">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"> <span lang="IN"><br />
</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhichan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhichan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhichan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhichan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhichan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhichan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhichan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhichan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhichan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhichan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhichan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhichan.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhichan.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhichan.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhichan.wordpress.com&amp;blog=4493967&amp;post=7&amp;subd=ukhichan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhichan.wordpress.com/2008/09/20/kesuksesan-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/124c19cf9c5ec6667f6e251b9dd46882?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ukhichan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan di Indonesia</title>
		<link>http://ukhichan.wordpress.com/2008/08/20/pendidikan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://ukhichan.wordpress.com/2008/08/20/pendidikan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 02:26:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ukhichan</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ukhichan.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Tuntutan era globalisasi yang menjadikan informasi sebagai sumberdaya percepatan perilaku ekonomi, politik, sosial, dan budaya, menyebabkan arus dan daya serap informasi dilakukan melalui media elektronik yang serba cepat pula. Konteks globalisasi ini juga tidak terhindarkan dalam kebijakan yang terkait dengan tata kelola (governance) kelembagaan. Informasi-informasi yang terkait dengan kebijakan-kebijakan pembangunan pendidikan harus secara serta merta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhichan.wordpress.com&amp;blog=4493967&amp;post=4&amp;subd=ukhichan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tuntutan era globalisasi yang menjadikan informasi sebagai sumberdaya percepatan perilaku ekonomi, politik, sosial, dan budaya, menyebabkan arus dan daya serap informasi dilakukan melalui media elektronik yang serba cepat pula.  <span id="more-4"></span>Konteks globalisasi ini juga tidak terhindarkan dalam kebijakan yang terkait dengan tata kelola (governance) kelembagaan. Informasi-informasi yang terkait dengan kebijakan-kebijakan pembangunan pendidikan harus secara serta merta menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan perubahan masyarakat lokal dalam prospektif global yang serba cepat pula. Kaidah think globally, act locally adalah salah satu cerminan tentang bagaimana informasi di kawasan dunia dan antar negara memiliki peluang yang sangat cepat untuk merubah perilaku budaya lokal setempat melalui penetrasi informasi.  Karena obyek pembangunan pendidikan adalah masyarakat sebagai entitas suatu bangsa, maka informasi yang disampaikan juga harus merupakan media komunikasi yang mengandung makna pendidikan dan pembelajaran, sehingga perubahan perilaku yang diakibatkannya merupakan perubahan perilaku kolektif dari suatu bangsa dalam proses membangun.  Untuk menjawab tantangan inilah laman www.depdiknas.go.id dijadikan salah satu sumber informasi pendidikan dan pembelajaran yang mampu memberikan kontribusi positif dalam merubah perilaku membangun bangsa agar memiliki perilaku membangun yang sarat dengan pengetahuan (knowledge based society).  Semoga.  Menteri Pendidikan Nasional</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ukhichan.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ukhichan.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ukhichan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ukhichan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ukhichan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ukhichan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ukhichan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ukhichan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ukhichan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ukhichan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ukhichan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ukhichan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ukhichan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ukhichan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ukhichan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ukhichan.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ukhichan.wordpress.com&amp;blog=4493967&amp;post=4&amp;subd=ukhichan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ukhichan.wordpress.com/2008/08/20/pendidikan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/124c19cf9c5ec6667f6e251b9dd46882?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ukhichan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
